MENEMUKAN JAWABAN : MANDIRI UNTUK BELAJAR YANG BERARTI

By Global Surya 07 Jun 2021, 08:55:11 WIBPendidikan
MENEMUKAN JAWABAN : MANDIRI UNTUK BELAJAR YANG BERARTI

Oleh Ms. Chika

(Penulis merupakan salah satu guru di Sekolah Dasar Global Surya Islamic School)

Kemandirian adalah salah satu tujuan utama pendidikan, karenanya seharusnya tidak ada satupun pendidik yang menciptakan ketergantungan. Tantangannya, menumbuhkan kemandirian butuh proses jangka panjang, dan sebagian kita terlena seolah proses ini sama dengan membuang waktu. Sejatinya, dalam jangka panjang, waktu yang digunakan untuk mengajarkan kemandirian selalu lebih “hemat” dibanding waktu untuk terus menerus memberi ceramah pada pelajar. Bukankah benar begitu seharusnya? Tapi apa yang terjadi, dalam praktiknya, dengan dalih menyelesaikan kewajiban, banyak guru merasa memberitahu atau menceramahi anak lebih cepat menyelesaikan bahan pelajaran dibanding meminta anak mencari informasi dan mengkomunikasikan yang mereka alami. Mari kita renungkan bersama, apakah kita termasuk dalam guru yang seperti itu?

Proses pertama membantu anak ingat dalam jangka pendek, mungkin cukup sampai ujian, tapi yang bermanfaat sepanjang hayat adalah konstruksi pemahaman sendiri di proses kedua. Dan setiap anak kita, dalam kehidupannya akan mengalami masa tidak adanya kehadiran guru (dan orangtua). Jelas bahwa kepentingan menghambat kemandirian anak, bertentangan dengan hak anak dan menyalahi prinsip pendidikan untuk hidup yang berpusat pada pelajar.

Kemandirian sebagai kompetensi tidak bisa didefinisikan di luar konteksnya. Apakah seorang pelajar bisa mandiri akan bergantung bukan hanya pada kualitas diri seperti persepsi dan kepercayaan dirinya, tapi juga bergantung pada lingkungannya. Kita sebagai pendidik seringkali lupa hubungan timbal balik ini. dan menganggap setiap hal yang mereka lakukan itu m